Jumat, 15 Juni 2012

KEINDAHAN-MU (HUJAN)



Hujan …
Saat rintik air membasahi bumi
Seakan turut membasuh seluruh ragaku
Saat bunga berseri menyambut kehadiranmu
Aku pun turut ikut berseri menyambutmu

Tetes-tetes hujan
Udara yang sejuk
Seakan membawa seluruh penatku menguap bersama titik embun
Awan gelap yang tak pernah kutahu bagaimana perasaannya saat membiarkan butiran air bersalamanan dengan bumi
Kuharap awan awan mega juga tersenyum gembira layaknya diriku
Gemuruh petir yang bertabrakan di angkasa
Seakan menyapa dan mempersembahkan nyanyian alam bagi seluruh raga yang mendengarnya.

Hening …
Sejuk …
Damai …
Aku tak ingin kehilangan momen seperti ini
Aku ingin melepas penat yang masih membayang bersama butir air yang terhempas jatuh ketanah, meresap dan hilang bersamanya.
Atau menguap dan bergabung dengan awan kelabu di angkasa

Saat semburat jingga terlukis indah di angkasa
Saat matahari terbenam dan terbit di belahan bumi lain
Kulihat kini ada banyak kilauan kecil nan indah menari-nari di angkasa
Aku masih terpaku takjub menyaksikan semua keindahan ini
Semua ciptaan TUHAN yang amat mengagumkan

Aku tak ingin melewatkan sedetikpun saat seperti ini
Terasa nyaman seakan menyatu dengan alam
Merasakan butir hujan pertama hingga lenyap tak berbekas
Hingga langit berubah menjadi kelabu
Saat kelip bintang menyapa diangkasa
Mampu membuat ragaku tersihir takjub
Terima kasih TUHAN atas  ciptaanMu yang mengagumkan.


(Sorry, it's worst i think!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar